Buku Geguritan Gaib



Geguritan Gaib
0 Colour Pages & 216 B/W Pages
Kategori: Kumpulan Puisi
Harga: Rp 64000
Buku Geguritan Gaib nyaosaken pangertosan gaib mboten lukar masalah Gusti Pengeran, Malaikat, Gandrung, Lelembat ugi Iblis, rangkaian bahasa gaib paningalan saking firman ugi sabda, juru serat filsafat, sastra, psikologi ugi elmi bentenipun, mboten tuntas mangsul punika sedaya.

Kehadiran buku Geguritan Gaib merupakan sebuah karya yang menakjubkan dalam menggapai sebuah jiwa yang terus menerus menghadirkan tentang berbagai permasalahan kehidupan, baik melalui bisikan jiwa maupun melalui realitas di lapangan. Sehingga dalam pembahasan buku Geguritan Gaib menghadirkan sebuah pembahasan yang unik dan penuh dengan kedahsyatan melalui nalar jiwa maupun nalar logika. Maka untuk itulah buku Geguritan Gaib hadir di tengah-tengah permasalahan kehidupan yang penuh kegelisahan maupun yang penuh kebahagiaan umat manuia.

Buku Geguritan Gaib merupakan sebuah bisikan nalar jiwa maupun nalar logika antara kehidupan nyata maupun kehidupan ilusi menjadi satu dalam bentuk Geguritan saat menyajikan beragam persoalan tentang beragam kehidupan, baik mulai dari kegelisahan, kebahagiaan, kesedihan, keraguan, keberanian dan masih banyak lagi emosi yang tertuang dalam buku Geguritan Gaib. 

Dari sinilah untuk para pembaca buku Geguritan Gaib diajak untuk menyentuh nalar jiwa maupun nalar pikiran saat membaca buku tersebut. Maka untuk itulah dibutuhkan penjiwaan yang penuh kejujuran dalam membaca penggalan-penggalan buku Geguritan Gaib. 

Kami mengucapkan selamat menikmati dan mencerna sepenggal demi sepenggal buku Geguritan Gaib, dan dari kami mengucapkan terima kasih dari jiwa yang terdalam untuk para pemerhati buku Geguritan Gaib yang telah meluangkan waktu untuk membaca buku Geguritan Gaib.

Bagi para pemerhari Buku Geguritan Gaib karya Khoirul Taqwim atau sering disebut dengan istilah Gus Wim dapat melihat/mengklik dari link di bawah ini....Buku Geguritan Gaib

Mengenal Lebih Dekat Tentang Gus Wim



Khoirul Taqwim atau Gus Wim merupakan seorang pemikir muda yang lahir dari Nganjuk Jawa Timur, dia lahir dari lingkungan tokoh para pemikir ke-Islaman, kakeknya pendiri Yayasan Asy-Syamsi yang saat ini masih berjalan menjadi salah satu yayasan terbesar di daerah Nganjuk Jawa Timur, Khoirul Taqwim sejak kecil menimba Ilmu berawal dari kakeknya di dalam mempelajari masalah keagamaan, sedangkan masalah ekonomi, dia Khoirul Taqwim berawal belajar dari ayahandanya sendiri, sebagai pengusaha yang sukses di masa itu, tetapi di dalam perjalanannya sejak ayahandanya meninggal dunia, dia Khoirul Taqwim mengalami gejolak ekonomi. Sehingga di saat masa kuliah di UIN Sunan Kali-Jaga Yogyakarta, dia Khoirul Taqwim belum sempat menyelesaikan studinya dan Khoirul Taqwim hijrah ke-Kalimantan timur, tepatnya di Samarinda, untuk mencari bekal di dalam melanjutkan kembali menyelesaikan studinya.

Pada masa di Samarinda Khoirul Taqwim bekerja dengan membantu kakaknya Riza Umami yang saat ini sudah menyelesaikan S2nya di STAIN dan sekarang menjadi IAIN Samarinda, dan Dia kakaknya berhasil menjadi salah satu Mahasiswi lulusan terbaik di kampusnya. Setelah hampir satu tahun di Samarinda Khoirul Taqwim kembali pulang dengan naik pesawat Lion Air dan akhirnya setahun kemudian melanjutkan di bangku kuliahnya.

Setelah menyelesaikan studinya di kampus UIN Sunan Kali-Jaga Yogyakarta, Khoirul Taqwim mengembangkan situs www.kitaberbagi.com atau disebut dengan istilah kiber bersama adiknya Fahrul Amrullah dari alumnus Bina Sarana Informatika, dan pada akhirnya kiber menjadi rating salah satu situs terkemuka di kawasan Asia Tenggara menurut versi www.alexa.com. tetapi kemudian Khoirul Taqwim dan Fahrul Amrullah dengan sengaja membekukan jejaring sosial kiber, padahal member kiber sudah mendekati ratusan ribu, dan membernya tidak hanya dihuni masyarakat Nusantara, tetapi membernya sudah dihuni masyarakat lintas kawasan.

Selanjutnya, Khoirul Taqwim membangun situs kembali yang bernama www.usahabatik.com, namun dalam keberlanjutannya Khoirul Taqwim membekukan kembali situs www.usahabatik.com. Karena Khoirul Taqwim sedang memaintenance situs yang lebih besar lagi dalam membangun usaha batik nusantara.

Berangkat dari perjalanan Khoirul Taqwim dalam membangun situs di dunia maya, dan akhirnya Khoirul Taqwim jatuh hati sampai sekarang, untuk terus menerus mengaplikasikan dalam pengembangan usaha batik nusantara menuju batik yang tidak hanya diakui ditingkat Nasional, tetapi berupaya membangun batik di tingkat Internasional.

Sedangkan masalah ke-Islaman Khoirul Taqwim masih giat menulis di berbagai artikel tentang agama, filsafat, sastra, sosial, politik, dan masih banyak lagi tulisan-tulisan beliau Khoirul Taqwim atau sering disebut dengan istilah Gus Wim.

Pada masa menempuh pendidikan tingginya, Gus Wim tak jarang menulis artikel di berbagai media, baik kampus maupun di berbagai media lainnya, salah satunya di jurnal Populis UIN Sunan Kali-Jaga Yogyakarta.

Pemikiran Khoirul Taqwim tak jarang muncul di dunia maya saat ini, tak lepas dari masalah Islam tradisional, Liberal, Fundamental, dan artikel ke-Islaman lainnya. Semua tak lepas dari Gus Wim dalam menelaah antara teks maupun konteks ke-Islaman yang berkembang dari masa klasik sampai saat ini.

Khoirul Taqwim dengan berbagai pemikiran ke-Islaman mampu menyajikan hal baru tentang masalah ke-Islaman tradisional yang sering dihakimi oleh golongan ke-Islaman lainnya, dan dia Khoirul Taqwim berupaya memberikan penjelasan tentang ke-Islaman secara jujur dan berani dalam menganalisa berbagai fenomena keberagaman ke-Islaman. Sehingga Khoirul Taqwim dapat disebut sebagai sang pembaharu dalam menyajikan berbagai Ilmu pengetahuan yang tersirat maupun yang tersurat.

Dengan tulisan sederhana ini, semoga kita dapat mengambil hikmah dari perjalanan sang pembaharu muda Khoirul Taqwim dalam menggapai berbagai permasalahan kehidupan, baik mulai dari kegigihan beliau membangun situs, hingga sampai keberhasilan Gus Wim sebagai sang pemikir muda yang maju dalam memberikan berbagai solusi tentang ke-Islaman masa klasik maupun ke-Islaman yang akan datang, dan paradigma pemikiran Gus Wim pola pikirnya tak sedikit dipengaruhi beliau guru besar Ibn Khaldun dengan kitab yang tak asing lagi bernama "Muqaddimah". Sehingga diwaktu menyelesaikan studinya Khoirul Taqwim mengangkat "Relevansi Pemikiran Ibn Khaldun Dengan Ekonomi Islam".

Khoirul Taqwim atau Gus Wim sekarang berkecimpung di dunia pekerja sosial, melalui Kemensos Khoirul Taqwim atau Gus Wim mengabdikan diri membangun ekonomi masyarakat, Khususnya masyarakat Kabupaten Boyolali Jawa Tengah dalam meningkatkan taraf hidup yang lebih baik dengan menggabungkan diri sebagai pendamping sosial di bawah lembaga Kemensos.

Mengenal lebih dekat lagi tentang keberadaan Khoirul Taqwim atau disebut dengan istilah Gus Wim, tentunya semua tak lepas bahwa Gus Wim merupakan seorang pemikir Islam dalam memberikan penyelesaian mengenai ajaran ke-Islaman, melalui pola pikir yang mengedepankan dari sumber ajaran Islam sebagai kajian utama, dan berusaha memberikan sebuah pemahaman tentang Al-Qur'an dengan tafsir Al-Qur'an. Dari permasalahan inilah Gus Wim menempatkan diri sebagai sang kreator pemikir Islam.

Keberadaan Islam yang menjadi pemahaman masyarakat Islam secara luas, telah bercampur baur antara tafsir Al-Qur'an dengan Al-Qur'an. Sehingga pemahaman umat Islam antara teks maupun konteks Al-Qur'an telah bercampur-baur yang sulit dibedakan. Karena pemahaman ajaran Islam antara teks maupun konteks sudah terlanjur mendarah daging dalam kehidupan umat Islam, tanpa melihat kebenaran yang nyata, tetapi hanya sebatas hasil tafsir yang bersifat prasangka semata.

Gagasan Gus Wim sebagai sang pemikir Islam merupakan sebuah keniscayaan. Karena disebabkan kondisi umat Islam telah mengalami kerusakan pola pikir, tentunya semua itu perlu dibenahi secara tepat sasaran.

Cara mengobati Gus Wim dalam membangun pola pikir umat Islam tak lepas dari memberikan sebuah penjelasan, bahwa wahyu Al-Qur'an kebenarannya tidak perlu diragukan lagi, sedangkan tafsir Al-Qur'an masih harus dikaji tentang kebenarannya. Karena tafsir Al-Qur'an sebatas buatan manusia semata.

Gus Wim bukan mengecilkan makna tafsir Al-Qur'an, tetapi Gus Wim berusaha memberikan sebuah penjelasan tentang sisi negatif dari hasil tafsir Al-Qur'an yang terkadang tidak disadari oleh para pengkajinya. Mengingat Al-Qur'an  yang dibacakan, lalu diterjemahkan, dan lalu ditafsiri. Kalau tidak teliti para pengkaji Al-Qur'an mempunyai anggapan, bahwa apa yang disampaikan para pemuka agama atau disebut dengan istilah Ustadz adalah: AlQur'an, padahal hasil cipta karsa sang Ustadz itu sendiri, tetapi seolah-olah apa yang disampaikan ustadz semuanya adalah: Al-Qur'an.

Dari sinilah para pengkaji yang mendengarkan ceramah sang Ustadz menganggap itu adalah: Al-Qur'an, padahal Al-Qur'an tadi sudah dibumbui atau ditambahi dengan terjemahan dan sekaligus dengan tafsirnya, dan hasil tafsir merupakan sebuah bentuk dari karsa cipta manusia semata.

Lalu ada pertanyaan sederhana, apakah tidak boleh menafsirkan Al-Qur'an? Bukan masalah boleh atau tidak boleh, tetapi sebuah tafsir atau pemahaman tentang ke-Islaman bisa saja itu salah atau bisa saja itu benar. Mengingat kebenaran itu milik Allah SWT, sedangkan manusia tak luput dari salah dan khilaf, begitu juga hasil dari pemahaman Islam berupa tafsir Al-Qur'an, tentunya tak luput dari salah dan khilaf pula.

Berangkat dari sinilah Gus Wim dapat dikatakan sebagai sang kreator pemikir Islam, dan Gus Wim dapat dikatakan pula sebagai sang pembeda antara kebenaran dan prasangka, tentunya semua tak lepas dari kemampuan dia dalam membedakan Al-Qur'an dengan tafsir Al-Qur'an. Maka dari sini pula gagasan-gagasan Gus Wim dapat dikatakan sebagai penggagas paradigma pemikiran baru tentang ke-Islaman masa kini.

Kebenaran hanya milik Allah SWT, semua kehidupan di semesta alam merupakan perjalanan dari kehendak Sang Maha pencipta semesta, Semoga Allah SWT memberikan rahmat dan nikmat kepada para pembaca gagasan-gagasan Gus Wim, Amin.............

Buku Sabda Cinta




Sabda Cinta
0 Colour Pages & 178 B/W Pages
Kategori: Kumpulan Puisi
Harga: Rp 65.000

Kehadiran buku Sabda Cinta merupakan sebuah karya fenomenal dalam menggapai sebuah jiwa yang terus menerus dihadirkan tentang cinta, terkadang merasa putus asa akan sebuah makna tentang cinta, tetapi terkadang ada semangat sebuah harapan dalam menyeberangi sebuah lautan cinta yang hadir di tengah-tengah jiwa insan manusia. Maka untuk itulah Sabda Cinta hadir di tengah-tengah kebahagiaan dan juga kegelisahan umat manusia dalam mengenal sebuah makna tentang cinta.

Buku Sabda Cinta merupakan sebuah bisikan jiwa antara kehidupan nyata dan ilusi menjadi satu dalam bentuk puisi atau sajak dalam menyajikan beragam persoalan tentang cinta, baik mulai dari kegelisahan, kebahagiaan, kesedihan, keraguan, keberanian dan masih banyak lagi emosi yang tertuang dalam buku sabda cinta. Dari sinilah untuk para pembaca buku sabda cinta diajak untuk menyentuh isi jiwa maupun isi akal saat membaca buku tersebut. Maka untuk itulah dibutuhkan penjiwaan yang penuh ketulusan dalam membaca penggalan-penggalan puisi atau sajak sabda cinta yang tersaji lewat buku sabda cinta. Selamat menikmati dan mencerna sepenggal demi sepenggal buku sabda cinta, dan dari saya mengucapkan terima kasih dari lubuk hati yang dalam untuk para penikmat yang telah meluangkan waktu untuk membaca buku sabda cinta.

Bagi para peminat Buku Sabda Cinta karya Khoirul Taqwim atau sering disebut dengan istilah Gus Wim dapat melihat/mengklik dari link di bawah ini....

Revolusi Islam “Nabi Muhammad SAW”


By: Khoirul Taqwim

Ketika membicarakan Revolusi Islam tak lepas dari sejarah agung Nabi Muhammad SAW, sebagai Nabi akhir zaman dengan keberanian dan keteguhan beliau dalam menyampaikan wahyu Ilahi. Gerakan Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan wahyu Ilahi tak lepas dari sebuah gerakan revolusi Islam dengan tujuan menyempurnakan akhlak umat manusia melalui ajaran tauhid sebagai bentuk cerminan ketaatan manusia kepada sang maha pencipta alam semesta.

Nabi Muhammad SAW dalam melakukan sebuah gerakan menyempurnakan akhlak umat manusia tak lepas dari kejujuran beliau dalam menyampaikan agenda besar dari sang maha pencipta segala, untuk kebaikan umat manusia di seluruh semesta alam. Karena beliau Nabi Muhammad SAW antara perbuatan dengan perkataan benar-benar sejalan tanpa berat sebelah sedikitpun.

Gerakan Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan wahyu Ilahi tak lepas dari sifat amanah, yaitu: sifat yang benar-benar dapat dipercaya. Sehingga Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan wahyu Ilahi, sungguh tiada kebohongan dan tiada dusta maupun tiada keraguan sedikitpun. Karena Nabi Muhammad SAW mempunyai sifat amanah yang sungguh menakjubkan sebagai bentuk keteladanan bagi seluruh umat manusia di seluruh semesta alam.

Nabi Muhammad SAW dalam melakukan revolusi Islam tak lepas dari sifat tabligh, yaitu: sifat menyampaikan segala firman Allah SWT yang ditujukan untuk kebaikan umat manusia. Sehingga firman Allah SWT yang penuh kebenaran dapat tersampaikan dengan penuh rasa kasih sayang dan keindahan.

Gerakan revolusi Islam “Nabi Muhammad SAW” mempunyai sifat fathonah, yaitu: sifat cerdas dalam menyampaikan segala firman Ilahi yang diperuntukkan bagi seluruh umat manusia di semesta kehidupan.

Kecerdasan Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan wahyu Ilahi tak lepas dari gerakan beliau dalam menggaungkan sebuah revolusi Islam yang bertujuan untuk menyempurnakan akhlak umat manusia di seluruh alam semesta. Supaya umat manusia mendapatkan petunjuk kebenaran di jalan Allah SWT.

Revolusi Islam yang dijalankan Nabi Muhammad SAW merupakan sebuah jalan revolusi perbaikan moral kehidupan umat manusia yang hitam menjadi putih suci bersih dalam benak hati umat manusia. Sehingga sifat buruk yang ada dihati maupun jiwa umat manusia dapat terhapus dengan adanya revolusi Islam dalam bentuk sebuah perbaikan moral umat manusia yang telah mengalami degradasi moral di tengah-tengah realitas kehidupan umat manusia.

Gerakan Revolusi Islam yang dijalankan Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan sebuah keteladanan bagi umat manusia dari generasi-kegenerasi umat manusia dalam mewujudkan sebuah keberkahan tidak hanya di alam kehidupan dunia, tetapi sampai keberkahan di alam akhirat kelak. Inilah yang menjadi esensi gerakan revolusI Islam Nabi Muhammad SAW dalam mewujudkan tauhid di tengah-tengah realitas kehidupan umat manusia. Sehingga umat manusia di seluruh semesta alam dapat keberuntungan kehidupan di dunia maupun keberuntungan kehidupan di akhirat kelak.

Revolusi Islam “Nabi Muhammad SAW” menjadi sebuah keteladanan bagi umat manusia di dunia. Sehingga umat manusia dapat mencapai sebuah kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. Baik kehidupan di dunia maupun kehidupan di akhirat kelak. Karena gerakan revolusi Islam Nabi Muhammad SAW menyasar dalam kehidupan yang kaffah bagi umat manusia di semesta alam.

Keberhasilan revolusi Islam “Nabi Muhammad SAW” tak lepas dari perjuangan dan kegigihan beliau, serta ke imanan beliau sebagai Nabi yang penuh kepasrahan kepada Allah SWT. Sehingga Allah SWT memberikan kemenangan kepada Nabi Muhammad SAW dalam melakukan sebuah gerakan revolusi Islam. Sehingga ajaran Nabi Muhammad SAW dalam melakukan gerakan revolusi Islam dapat dirasakan oleh umat manusia penuh dengan kesucian, Kasih sayang, kemuliaan, dan penuh dengan keindahan.

Dengan membaca tulisan sederhana di atas. Maka untuk itulah, kita sebagai umat manusia dapat mengambil hikmah perjuangan dan kegigihan beliau Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan wahyu Ilahi, melalui gerakan revolusi Islam yang penuh berjuta-juta kebaikan maupun berjuta-juta kemuliaan yang dapat kita rasakan sampai detik ini. Semoga sang maha pencipta langit maupun sang maha pencipta bumi memberikan keberkahan kepada kita semua, Amin.............

Membangun Revolusi Islam


By: Khoirul Taqwim

Perkembangan Islam semakin luar biasa dibelahan semesta alam, tentunya semua tak lepas dari sebuah gerakan revolusi agung yang di mulai dari Nabi Muhammad SAW, para sahabat Nabi, dan diteruskan oleh para pewaris agama Islam.

Dalam membangun revolusi Islam tak lepas dari air mata dan darah, bagaimana tidak? Islam dibangun dengan tidak sedikit para Syuhada yang gugur dari medan Syahid. Sehingga nyawa terlepas dari jasad dan darah para Syuhada tumpah di tanah suci. Sungguh peristiwa memperjuangkan ajaran Islam penuh darah dan air mata para pejuang gerakan Islam, baik para pejuang gerakan Islam yang gugur di medan perang maupun para pejuang gerakan Islam pendukung revolusi Islam.

Membangun revolusi Islam sejak zaman Nabi Muhammad SAW penuh dengan darah dan air mata para Syuhada, hingga zaman setelah Nabi juga tak lepas dari darah dan air mata. Sungguh peristiwa setelah Nabi Muhammad SAW revolusi Islam menambah daftar panjang pengorbanan para Syuhada yang mengorbankan nyawa maupun raga, demi tegaknya Islam di muka bumi tercinta.

Pengorbanan para Syuhada dalam memperjuangkan revolusi Islam tak lepas dari wahyu Ilahi sebagai sumber dan ruh dalam membangun agama Islam. Karena membangun agama Islam yang masih terhalang kabut maksiat dubutuhkan perjuangan yang penuh keteguhan dan kesabaran dalam memperjuangkan ajaran suci Islam tersebut.

Darah dan air mata menjadi satu bentuk perjuangan para Syuhada dalam memperjuangkan ajaran Islam, tetapi memperjuangkan ajaran Islam begitu banyak halangan dan rintangan. Maka revolusi Islam dapat menjadi solusi dalam memperjuangkan ajaran Islam di tengah-tengah realitas kehidupan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.

Revolusi Islam merupakan sebuah revolusi melawan kemaksiatan di tengah-tengah realitas kehidupan masyarakat. Maka untuk itulah revolusi Islam dapat menjadi jawaban dalam menghadapi segala bentuk kemaksiatan yang semakin merajalela, tidak hanya dalam kehidupan nyata, tetapi kehidupan di dunia maya juga tak lepas dijadikan wadah kemaksiatan yang sungguh luar biasa.

Era tehnologi yang semakin canggih mendunia, kejahatan dalam bentuk kemaksiatan yang terbungkus oleh hawa nafsu sudah menjadi makanan keseharian umat manusia yang jauh dari tuntunan agama Islam. Maka dibutuhkan solusi yang tepat dalam menghadapi penyakit tersebut. Salah satu jawabannya berupa revolusi Islam yang mengakar dan komprehensif dalam membangun ajaran Islam, tidak sebatas dalam bentuk sosial semata, tetapi harus bisa mengarah menuju revolusi Islam melalui tehnologi era saat ini.

Gerakan membangun revolusi Islam merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat di ganggu gugat sebagai bentuk membangun ajaran Islam yang lebih memanusiakan manusia. Sehingga ajaran Islam dapat terwujud dalam tatanan kehidupan masyarakat yang lebih luas lagi.

Membangun ajaran Islam melalui gerakan revolusi Islam membutuhkan strategi yang tepat, supaya dapat mengikis habis segala bentuk kemaksiatan yang semakin merajalela di tengah-tengah realitas kehidupan masyarakat dapat tercapai dengan tuntus. Maka dubutuhkan daya upaya yang mencerdaskan masyarakat melalui ajaran Islam yang dikemas dalam bangunan revolusi Islam secara totalitas.

Mewujudkan keberhasilan ajaran Islam ditengah-tengah realitas kehidupan masyarakat dengan cara membangun revolusi Islam merupakan sebuah keniscayaan. Mengingat kerusakan moral di tengah-tengah realitas kehidupan masyarakat, sungguh sangat mengerikan dalam perkembangan akhir-akhir ini. Sehingga dengan adanya membangun revolusi Islam diharapkan mampu memberikan jawaban yang tepat dalam membangun ajaran Islam di tengah-tengah realitas kehidupan masyarakat, tentunya masyarakat yang bebas dari kerusakan moral maupun masyarakat yang bebas dari mengedepankan kepentingan individu semata.

Membangun revolusi Islam membutuhkan sebuah perjalanan yang penuh dengan pengorbanan, baik pengorbanan fisik maupun pengorbanan non fisik. Maka untuk itulah mewujudkan keberhasilan dalam membangun revolusi Islam membutuhkan rahmat dari Allah SWT sebagai pemilik semesta alam, supaya dalam membangun revolusi Islam dapat tercapai dengan penuh keindahan.

Dengan kesadaran dan penuh ketulusan jiwa, Penulis mengucapkan terima kasih kepada para pembaca artikel singkat ini, yang berjudul “Membangun revolusi Islam” .  Semoga Allah SWT memberikan rahmat kepada kita semua, Amin............